Just another WordPress.com weblog

Melawan virus yang menyebar via FD

Ternyata setelah saya mencoba mencolokkan Flashdisk pada komputer yang terjangkiti virus RECYCLER walaupun komputer tersebut telah dimatikan fungsi autorun dengan turn off autoplay (Group Policy),tetapi tetap saja virus RECYCLER dapat mengkopikan diri ke FD kita.

Nah sekarang saya akan membagi informasi yang saya dapat dari Cruz3N, semoga dengan meneruskan informasi ini dapat berguna bagi kita semua Next ga usah basa basi, Pada prinsipnya kita hanya ingin melindungi FD kita agar virus tidak mengcopykan diri ke FD kita. Lalu informasi apa yang kita punya? Tentang sang virus? Informasinya hanyalah:

* Virus tersebut bersembunyi dalam Folder RECYCLER
** Virus tersebut selalu membuat file autorun.inf.

Lalu dari informasi tersebut apa yang harus kita lakukan agar virus tidak dapat melakukan kegiatan penggandaan/ penyebaran/ pengcopyan dirinya ke FD? Yang jelas kita harus membuat file2 dengan nama yang sama, tapi setelah saya logika memang benar jika file dilawan dengan file yang ada file baru yang akan menindih /menggantikan file lama contohnya: jika di dalam FD kita terdapat autorun.inf (misal autorun untuk memunculkan icon), kemudian FD kita colokkan ke komputer yang tercemar RECYCLER ,ternyata autorun.inf digantikan oleh autorun milik Virus Recycler.

Buatlah kedua file Seperti gambar dibawah ini.

Jangan lupa klik kanan kedua file tersebut dan atur propertinya menjadi read only (agar file tidak dapat dimodifikasi) ,cheklish juga bagian hiddennya agar file proteksi kita menjadi hidden / tersembunyi.

Sekarang coba copykan secara manual file autorun.inf ke FD yang telah kita proteksi dengan kedua file tersebut. Pengkopyan error ,akses ditolak karena adanya perlindungan penulisan file.

Begitu pula saat kita paste secara manual folder recycler yang kita buat, tidak dapat membuat / mereplace Recycler karena namanya telah digunakan

Namun trick ini membawa sedikit masalah dalam hal penghapusan file karena pada saat kita menghapus file dengan cara biasa yaitu dengan klik kanan –delete maka file tersebut akan disimpan dahulu di folder recycler agar jika sewaktu-waktu dibutuhkan kita dapat memback-up/mengambilnya kembali dari folder recycler.

Saat kita menghilangkan folder recycler dan menggantikannya dengan file dengan nama Recycler maka folder recycler tidak akan bisa di buat berarti proses penghapusan itu juga terhalang. Coba kita delete sebuah file pada drive system kita . jika ternyata keluar kotak peringatan, maka tekan shift tahan baru tekan tombol delete ,jika ada kotak konfirmasi maka pilih yes to all.

Semoga Trick ini data kita manfaatkan untuk mencegah infeksi virus via autorun di FD.. Selamat mencoba moga bermanfaat ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s